Tempat Lahir
:
Ljubljana, SFR Yugoslavia
Tanggal Lahir
:
14 Juli 1984 (32 Tahun)
Kebangsaan
:
Klub
:
Inter Milan
Posisi
:
Kiper
No Punggung
:
1
Tinggi
:
193 cmSebelum dibeli Udinese pada musim panas 2004, Handanović sempat dipinjamkan selama setahun di Zagorje dan bermain dalam 11 pertandingan. Ia dibeli Udinese ketika usianya masih 20 tahun. Debutnya ia jalani ketika melawan Lecce di Piala Italia. Sedangkan debut liganya terjadi pada 15 Mei 2005 ketika melawan Juventus.
Di musim pertamanya Handanović hanya turun dalam 3 laga Udinese. Ini membuatnya dipinjamkan ke Treviso untuk menambah jam terbangnya. Peminjamannya tidak berjalan mulus karena Handanović sebaliknya mengalami cedera. Hanya sempat tampil 3 kali, Handanović ditukarkan ke Lazio dengan Matteo Sereni yang masuk ke Treviso.
Masa pinjaman di kedua klub yang tidak berjalan baik membuat Udinese menariknya kembali dan meminjamkannya ke Rimini. Di Rimini-lah permainan gemilangnya mulai terlihat. Penyelematan-penyelamatannya membuat Rimini tidak terkalahkan dalam 2 pertandingan melaa Juventus di Piala Liga. Karena performanya di pertandingan tersebut, ia banyak dipuji oleh media Italia.
Penampilan keseluruhannya pada musim 2006-2007 tersebut membawa Rimini menjadi tim terbaik keempat dalam hal gol kemasukkan. Selain membawa Rimini finis di urutan 5 klasemen Serie B, Handanović juga dinobatkan sebagai kiper terbaik kedua di Serie B kalah dari Gianluigi Buffon dari Juventus. Itu adalah catatan yang sangat baik untuk kiper yang akan bermain di Serie A.
Pada 10 Agustus 2007, Udinese yang tidak ingin kehilangan kiper berbakatnya, memperpanjang kontrak Handanović di Friuli hingga 30 Juni 2012. Setelah penjualan Morgan De Sanctis ke Sevilla, Handanović memulai musim 2007-2008 sebagai cadangan Antonio Chimenti. Pada tanggal 4 Mei, Handanović menyelamatkan gawangnya dari tendangan penalti Sebastian Giovinco dan diulang dua minggu kemudian, kali ini di San Siro melawan AC Milan di pertandingan yang berakhir 4-1 untuk Milan dimana Handanovic menepis penalti Kaká.
Di musim 2008-2009, Handanović mulai menjadi pilihan utama. Ia berhasil membawa Udinese berlaga di UEFA League dan mencapai babak perempat final. Di perempat final, Udinese tersingkir setelah kalah dari Werder Bremen, faktor cederanya Handanović di leg pertama dan absen di leg kedua menjadi salah satu penyebab gugurnya Udinese. Handanović dianggap sebagai kiper terbaik oleh fans Udinese dan berada di urutan 13 kiper terbaik dunia berdasar penilaian IFFHS.
Handanović mencatatkan rekor di musim 2010-2011. Ia menyamai rekor penalti yang terselamatkan pada musim 1948-1949 dengan jumlah 6 penyelamatan. 4 dari penyelamatannya dilakukan secara berturut, mulai dari tendangan Samuel Eto'o, Paulo Vitor Barreto, David Michael, dan Marek Hamsik. Streak-nya berakhir pada 5 Desember ketika ditaklukan oleh Hernán Crespo. 2 penalti yang diselamatkannya adalah masing-masing dari Edinson Cavani dan Mauro Zarate.
Rekor clean-sheet juga ia torehkan dengan tidak kemasukkan dalam 7 pertandingan mulai 5 Februari 2011 sampai 20 Maret. Ia kemudian menandatangani perpanjangan kontrak pada 2 Agustus 2011 yang mengikatnya di Friuli sampai 30 Juni 2016. Namun perpanjangan kontrak tersebut tidak disertai dengan perpanjangan masa baktinya karena pada 9 Juli 2011, ia dibeli Inter Milan dengan harga 11 juta Euro dan durasi 4 tahun.
Bersama Inter Milan, Handanović memulai debutnya saat berlaga di Europa League dan menang melawan Hajduk Split. Beberapa hari kemudian cedera lutut menderanya dan harus absen dua puluh hari. Ia kembali ke lapangan dan melakukan debut di liga dengan Inter dalam kemenangan 0-2 melawan Torino. Pada tanggal 9 Desember, di pertandingan antara Inter dan Napoli, Handanović mencapai 200 penampilan di Serie A selama berada di Udinese, Treviso, Lazio dan Inter Milan. Ia menyelesaikannya musim dengan 48 penampilan dan 70 gol kebobolan.
Handanović juga merupakan bagian dari Timnas Slovenia sejak tahun 2004. Dia berpartisipasi di Piala Dunia 2010, kompetisi dimana ia memainkan semua tiga pertandingan babak penyisihan grup. Handanović sendiri memiliki saudara kandung bernama Jasmin Handanović yang juga merupakan punggawa Timnas Slovenia.